Archive for July, 2005

belajar bahasa indonesia

Sunday, July 10th, 2005

Dua bulan ke depan, ada aktivitas mingguan baru: ngajarin bahasa indonesia kepada seorang teman belanda yang pengen banget belajar bahasa ini.  Pengalaman menarik untuk jadi refleksi apa yang udah diomongin dari kecil. Penekanannya sih pada percakapan wajar & tidak kaku, tentunya dengan pengalaman ngomong di lingkungan Betawi, Jawa, Sunda, dan Melayu. Ternyata gak mudah juga, terutama kalo harus ngejelasin tata bahasa in Dutch and English dan dia ngebandingin dengan grammar dua bahasa itu. Kerasa juga pentingnya pelajaran bahasa di sekolahan dulu.

Temen ini cukup unik. Dia bakal liburan ke indo tahun depan, sekaligus ada sedikit urusan bisnis katanya. Orang tua dan moyangnya dulu tinggal di indo, tentunya dalam masa penjajahan & perang pasca prokamasi 1945. Orang tuanya gak ngajarin bahasa ini supaya mereka punya bahasa rahasia antar mereka yang gak dikatahui anak-anaknya. Hehe… ortu bgt gak sih:) Mungkin ini juga yang ngebikin dia jadi pengen bisa ngomong bahasa. Satu hal yang harus dijadiin pelajaran dari temen ini: perjuangan hidup dia dari masa remaja sampe sekarang. Layaknya remaja-remaja disini, dia harus hidup mandiri dari umur 18 tahun, kerja ‘kasar’ sambil sekolah buat nutup kebutuhan hidup, terkasuk uang sekolah dan uang kuliah. Dia pisah rumah dari ortu umur 21. Dari umur 19 tahun, 6 tahun dia kerja jadi chamber-maid (cleaning service) DISH hotel dan juga apartemen Stadweide, termasuk living room yang sekarang kita pake buat belajar bahasa! Pada saat bersamaan, dia juga kuliah di akademi sekretaris! Jadi keinget beberapa temen ASMTB yang jarinya mulus, kuku lancip dilapis kutek mengkilap :) Sempet juga dia ikut jualan ikan di open markt. Sempet jadi sekretaris profesor di Universiteit Twente, kerja di law firm di New York, sampe balik lagi kesini. Karakternya kuat: mandiri, suka kerja keras, & not a quitter (kata-katanya dahsyat bgt!). Bahkan sekarang di usia hampir 40 tahun dia masih semangat belajar bahasa. Bapaknya ngedidik dia saklek banget ama yang namanya DISIPLIN, itu tipikal Indonesia katanya. Oh really? jadi malu kalo tau kondisi kedisiplinan di indo.

-: it’s me :-

Thursday, July 7th, 2005

Hi,

I’m Budi, -was born- and currently living in Jakarta, Indonesia. I’m married to Prita and we’re blessed with the birth of our first son, Tama.

My education and work experience relate to architecture, urban planning, disaster mitigation, geographic information system (GIS), and spatial database management.

My latest research is about the location-allocation modelling for tsunami evacuation in the urban planning context. It is aimed to develop a methodology in facility allocation particularly in a post-disaster reconstruction process. The case study is of Meulaboh and Banda Aceh City, Indonesia. One of the papers can accessed here: http://www.itc.nl/library/papers_2006/msc/upla/amin.pdf.

I’m currently working as an urban planner and GIS specialist in PT. Lippo Karawaci Tbk., a land and property developer company in Indonesia. The main task is to plan, prepare, and develop the GIS application for the estate planning, urban maintenance and management, as well as sales and marketing support. Besides, I also provide the planning and design advice to the construction process of the growing Lippo Karawaci Town, Tangerang. I initially got involved with the GIS-works by pursuing a master program at the ITC-Netherlands, focusing on GIS and remote sensing application for the urban planning and management.

Previously working as an architect and urban planner, enabled me to go places (some are remote areas) accomodating my hobby in travelling and photography. I also did some graphic design works and contributed my photos for historical book publishing. My skill in research and photography was developed during my undergraduate period by joining the Center for Studies and Documentation of Archipelago’s Mosque Masjid2000 as well as the Club of Photography Jepret at the Department of Architecture Intitute of Technology Bandung Indonesia.

Despite this blog, you can also have a look on my pics at http://www.flickr.com/photos/89959349@N00/

Might you want to share ideas, experiences, or critics on me/my works, please feel free to contact me at abdiro@yahoo.com

bosech

Tuesday, July 5th, 2005

Sedikit berbeda dari Logo_nl

yang katanya "technologie voor het leiven", BOSECH berusaha menikmati roda kehidupan lebih santai.  Dalam bosech, setiap putaran roda membawa kesejukan pada jiwa dan kebugaran pada raga. Intinya santai, ceria, sehat dan sejahtera.

Berasal dari bahasa sunda yang artinya mengayuh, kami mengajak teman-teman sekalian untuk menikmati indahnya alam pedesaan juga perkotaan di sisi timur belanda dan sisi barat jerman serta mengamati artefak budaya peninggalan abad pertengahan yang tersisa di kawasan ini, dengan mengayuh kereta angin bebas polusi.

Dimulai dari jarak dekat seputaran enschede singel; jarak menengah seputaran lonnekermolen dan het rutbeek; jarak menengah lebih dikit seputaran hengelo, oldenzaal, het hulsbeek, dan gronau; hingga jarak agak sedikit jauh seputaran bad bentheim dan munster.

Mengayuh kerta angin, menggelar tikar pandan, membuka bekal makanan, sungguh mengasyikkan. Dilakukan di waktu senggang akhir pekan, mengikuti ramalan cuaca bbc weather dan wunderground.

BOSECH [berolahraga sepeda santai sehat ceria sejahtera] http://abudiarjo.blogs.friendster.com/photos/bosech/index.html